in Blog

Kisah Hijrah ku

Assalammu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh,

Bismillahirrahmanirrahim..

Hijrah ku..

In sha Allah kita selalu di rahmati Allah Subhana wa ta’ala..

Hijrah dari keadaan yang tidak baik ke keadaan yang akan mulai baik – baik dan sangat baik tidak lah mudah 🙂 butuh 3 komponen +1 yang harus berjalan secara simultant.. Istiqamah, tawadhu, dan interospeksi diri.. Istiqamah itu konsisten, tawadhu bersifat merendah diri, selalu interospeksi setiap waktu dan inget mati..

Aku ingin jadi pribadi yang lebih baik lagi, ingin berkumpul bersama orang-orang yang baik, Ingin membuat keluarga dan teman menjadi lebih baik lagi.. menjadi Wirausaha sesuai dengan yang di canangkan oleh Rasulullah SAW, yaitu menguasai perekonomian.

Mencari sesuatu yang sesuai dengan hati dan fikiran yang sesuai dengan kondisi lingkungan itu susah 🙂

Hei aku terjebak di lingkungan ini.. !! | hmm sebenernya ini adalah tentang diri sendiri.. bagaimana mengatur hidup ini selaras dengan agama dan lingkungan.. in sha Allah separah apapun linkungan.. tidak akan goyah diri ini.. pernah baca buku dari Ustad Felix tentang How to Master your Habits.. buku ini cukup membantu cara pengendalian diri untuk memulai kebiasaan baru.. dan benar apa yang dikatakan! ketika moveon.. 3 bulan masih ingin kembali.. 6bulan sudah mulai terbiasa.. dan selanjutnya adalah tahap final yaitu konsisten.

Dimulai dari tahun 2012 kemarin.. masih belum terlalu lama dari sekarang.. aku mulai keluar dari masa yang bisa di bilang jahiliyah.. ke keadaan yang lebih baik daripada itu in sha Allah.. Pacaran? ya itu lah yang ku alami sejak masa kuliah, karena pergaulan memaksakan hal itu harus ada dalam kehidupan ku.. keluarga nya baik dan welcome | setiap pertemuan harus di syukuri.. tapi karena dari caranya yang salah sehingga pertemuan tersebut harus tiada kembali.. mungkin ini ujian dari Allah kepada ku.. Banyak hal negative di dalamnya .. Aku harus husnudzan kepada Rabb ku Sang Pencipta alam semesta dan segala isinya. Mungkin Allah masih sayang kepada ku, dengan menjauhkan segala hal-hal negative dan memberiku jalan untuk menjadi Muslim Hijrah.. Mungkin ini juga berkat doa kedua OrangTua ku yang ingin anak nya selalu berada di jalan Allah.. mendapatkan pasangan yang in sha Allah Shalihah.. yang dimana minim kemungkinan mendapatkan nya dari pacaran, sedangkan pacaran itu intinya having fun.. ya.. tiada keseriusan didalamnya, beda seperti apa yang ku fikirkan dahulu.. mudhorotnya lebih plus plus daripada mendatangkan suatu kebaikan.. niat baik pun luntur seketika.. astaghfirullah.. inget mati..

6 bulan setelah moveon.. Alhamdulillah hati ini seperti tiada beban.. Menjalani hari sebiasa lalu mulai terasa ada yang kurang.. oh iya teman mana teman?? saat itu aku bergabung bersama tandif 🙂 ya mereka di datangkan Allah untuk membuat diri ini sibuk dengan pekerjaan yang baik in sha Allah.. menyeruput sedikit demi sedikit ilmu dari mereka, baik teknis ataupun non teknis.. lalu mulai sering ikuti event dan menjadi double agent.. hmm sayang kontribusi ku disini tidak terlalu banyak.. maaf sahabat 🙁

Seketika itu ku bergabung dengan sebuah perusahaan swasta, dari sini mulai masuk kantor seperti biasa saja.. seperti kantor-kantor sebelumnya.. tapi lama-lama koq ada yang aneh.. Sudah ada 2 perusahaan sebelumnya yang ku loncati dan ketaatan teman2 kepada Allah yang sangat baik, yang ku inginkan saat ini adalah dimana bisa beribadah dengan tenang, alhamdulillah mendapatkan nya ketika berkenalan dengan mesjid gedung nya.. cuma dikantormorang-orangnya saja yang ada segelintir orang hanya melaksanakan solat jumat saja.. Mencoba mengingatkan pun sudah terlebih dengan kematian.. tapi ya mungkin Allah belum menurunkan hidayah, semoga Allah memberikan hidayah kepada mereka sebelum hari itu tiba.. Pemandangan orang-orang disini lumayan buat mata ini harus menunduk dan tidak ingin memakai kacamata, Alhamdulillah minus 3 membuat mata ini in sha Allah bisa jaga pandangan..

Mulai ikut dengan Tarbiyah/Liqo.. cerita nya di mulai dari Kontak seorang teman yang dulu sering Liqo dan Alhamdulillah semenjak kuliah pun beliau masih liqo in sha Allah sampai sekarang.. Lalu Allah memberi ku jalan untuk ketemu dengan seorang Murabbi yang dimana beliau adalah senior lab ku, aku liqo bersama asisten lab angkatan 2011, loh koq jauh banget? sedangkan aku angkatan 2006? Ya sebanyak selisih tahun itu lah kelalaian ku sehingga waktu ku banyak terbuang percuma.. Astaghfirullah.. inget mati..

Setiap sabtu, yaitu malam ahad, aku pun mulai rutin mengikuti kegiatan, dimana didalam nya dulu itu terdapat Tilawah yang sekarang sudah dihapuskan dan diganti dengan tilawah di rumah, pembacaan buku Fiqih, Info dunia Islam dan Materi, serta sekarang itu ditambah dengan tahfidz Quran dimulai dari juz30.. sempat ada wejangan dari Ortu untuk berhati-hati agar tidak terjerumus dengan organisasi sesat Munafiqun.. Alhamdulillah Liqoat ini khair in sha Allah 🙂

Dan kemudian ketemu dengan anak-anak loversh.. awalnya dari twitter.. ya twitter salah satu media yang ane percaya hingga sekarang.. *ehh ga usah dibahas* lalu ada @sobat_loversh yang menyebutkan kirim cv taaruf..! yasudah dari situ ane mengirimkan cv dan alhamdulillah sekarang ikut dalam group ikhwan loversh.. dari sini, ane diajak ke depok.. nah loh ngpain lagi tuh? tanya-tanya Ortu lagi kan..? ada walimahan di depok, teman baru.. ya aku tau perasaan mereka pasti sangat was-was.. mirip anak tunggal emang.. hmm.. | kontak salah seorang ikhwan untuk ketemuan di bintaro.. lalu cuss ke depok.. ketemu dengan ikhwan yang lain depan margositi dan ikhwan yang lain pun tiba, lalu iring-iringan motor jalan ke suatu mesjid di depok.. ternyata yang nikah itu mimin nya @pedulijilbab , wah awesome! sesuai memang.. sama sama penyeru hijab, ikhwan dan akhwatnya.. Alhamdulillah acara berlangsung lancar.

Setelah dari walimahan cus ke Mesjid UI, ketemu kontributor-kontributor sobat_loversh, ya mereka penyeru JOSS yaitu, JOmblo Sebelum Sah. Menurut Hadits :

“Janganlah seorang laki-laki berdua-duan (khalwat)
dengan seorang perempuan, karena pihak ketiga adalah
syaithan” (HR. Abu Dawud)

“Wahai para pemuda, siapa saja diantara kalian yang
telah mampu untuk kawin, maka hendaklah dia menikah.
Karena dengan menikah itu lebih dapat menundukkan
pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Dan barang siapa
yang belum mampu, maka hendaklah dia berpuasa, karena
sesungguhnya puasa itu bisa menjadi perisai baginya”
(HR. Bukhori-Muslim)

“Janganlah seorang laki-laki dan wanita berkhalwat,
sebab syaithan menemaninya. Janganlah salah seorang di
antara kita berkhalwat, kecuali wanita itu disertai
mahramnya” (HR. Imam Bukhari dan Iman Muslim dari
Abdullah Ibnu Abbas ra).

“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir,
hendaklah tidak melakukan khalwat dengan seorang
wanita yang tidak disertai mahramnya, karena
sesungguhnya yang ketiga adalah syetan” (Al Hadits)

Oke sudah cukup tentang Hukum Khalwat dan cara satu2nya adalah Khitbah ataupun melalui proses perkenalan dahulu yang dinamakan Taaruf terlebih dahulu..

Di Mesjid ini ketemu dengan akhwat-akhwatnya, eh belum taaruf nya.. ini hanya pengenalan komunitas ini.. masih fresh from the oven..

Dari semua ini akhirnya aku mulai suka dengan kegiatan Ceramah, Majelis Taqlim, Seminar Islam..

Dari kegiatan diatas aku sudah mulai menyukai mesjid.. shalat berjamaah, dan in sha Allah adzan jika mushola rumah masih belum ada orang..

Aku ingin semua keluarga dan teman memiliki pandangan baru, mendatangi majelis untuk mempertebal iman, sholat 5 waktu di mesjid, menghafal Quran, tawadhu dan Ingat akan kematian yang tiap saat bisa datang tanpa notifikasi.

Hidup ini berjalan lurus menuju kepada kematian..

Sudah cukup kah bekal kita ?

Kapan kamu terakhir mengingat mati?

Kapan Perintah Allah mau di jalankan dan jauhi larangannya?

Islam yng di jalankan harus Kaffah..

Syahadatain adalah Tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah, berarti menjalankan tiap perintah Allah dan menjauhi larangan Nya, dan mengikuti sunah Rasulullah.. sudah kah kita? apakah kita masih termasuk kaum munafiqun? ataukah fasik? *interospeksi, inget mati..*

Mengutip perkataan Bu Guru : Aku bukan orang baik dan suci, aku hanya berusaha berbuat baik dengan mengajak orang-orang untuk kembali kepadaNya in sha Allah.